Senat AS Desak Musk Batasi Akses Starlink di Asia Tenggara
Muhammad Fikri
01 August 2025 18:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Senator Demokrat Maggie Hassan mendesak CEO SpaceX Elon Musk untuk memblokir akses Starlink bagi grup kriminal transnasional di Asia Tenggara, yang memanfaatkan layanan internet satelit tersebut untuk menipu warga Amerika.
Hassan mengatakan bahwa laporan bahwa Starlink digunakan untuk memfasilitasi penipuan oleh organisasi kriminal yang mengoperasikan “kamp penipuan” di Myanmar, Thailand, Kamboja, dan Laos. Departemen Keuangan AS memperkirakan jaringan ini telah merugikan warga Amerika hingga miliaran dolar.
“SpaceX memiliki tanggung jawab untuk memblokir penjahat yang menggunakan layanan ini untuk menargetkan warga Amerika,” tulis Hassan, dikutip dari Reuters Jumat (1/8/2025)
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat bahwa jaringan kriminal selama bertahun-tahun telah memperdagangkan ratusan ribu orang ke kamp penipuan di Asia Tenggara. Para korban dipaksa bekerja dalam skema daring ilegal, banyak di antaranya beroperasi di perbatasan Thailand-Myanmar.
Hassan menambahkan bahwa banyak warga AS yang tidak menyadari bahwa penjahat transnasional di belahan dunia lain bisa melakukan penipuan dengan memanfaatkan akses internet Starlink.































