Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Terkapar di Zona Merah, Tergilas Sentimen 'Hawkish' Fed

Tim Riset Bloomberg Technoz
31 July 2025 09:09

Karyawan menghitung uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menghitung uang dolar AS dan rupiah di Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sesuai perkiraan, rupiah langsung 'terhantam' di awal perdagangan pasar spot pada hari terakhir bulan Juli ini, akibat guncangan sentimen pasar global yang melonjakkan lagi pamor dolar Amerika Serikat (AS).

Mengacu data Bloomberg, Kamis (31/7/2025), pagi ini rupiah spot dibuka melemah 0,23% di level Rp16.430/US$. Selanjutnya rupiah bergerak di kisaran Rp16.438/US$, mencerminkan pelemahan 0,27% dibanding posisi kemarin.

Di pasar offshore, kontrak Nondeliverable Forward (NDF) rupiah diperdagangkan di kisaran Rp16.449/US$.


Secara teknikal, pergerakan rupiah spot sudah menembus level support terdekat di Rp16.410/US$. Target pelemahan kedua akan tertahan di Rp16.450/US$.

Apabila kembali break kedua support tersebut, rupiah berpotensi melemah lanjutan dengan menuju level Rp16.480/US$ hingga Rp16.500/US$ sebagai support terkuat.