Tingginya jumlah klaim lanjutan ini bisa memberikan tekanan pada tingkat pengangguran, yang diperkirakan akan naik menjadi 4,2% dalam laporan ketenagakerjaan Juli yang akan dirilis pekan depan. Para ekonom juga memperkirakan perlambatan dalam perekrutan, bahkan ada yang memproyeksikan tidak ada tambahan lapangan kerja pada bulan tersebut.
Kondisi pasar tenaga kerja akan menjadi salah satu fokus utama dalam pertemuan kebijakan bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) pekan depan. Deputi Gubernur The Fed Christopher Waller berbeda pandangan dengan sebagian besar rekannya pekan lalu, dengan menyebut pasar tenaga kerja berada “di ambang batas,” sementara pejabat lainnya masih menggambarkan kondisinya sebagai “solid” dan “secara umum sehat.”
Rata-rata klaim baru selama empat minggu, yang membantu meredam fluktuasi mingguan, turun menjadi 224.500 — juga yang terendah dalam tiga bulan terakhir.
Sebelum disesuaikan secara musiman, klaim awal turun lebih dari 45.000, dipimpin oleh penurunan dari negara bagian besar seperti New York dan California, serta Michigan, Missouri, dan Ohio — wilayah yang banyak memiliki pabrik otomotif. Data klaim ini memang cenderung fluktuatif, terutama selama musim panas ketika sekolah libur dan pabrik mobil biasanya melakukan PHK sementara untuk penyesuaian produksi model baru.
(bbn)





























