Logo Bloomberg Technoz

Berdasarkan data Gazprom, jaringan pipa gas Rusia mengirimkan hampir 396 miliar meter kubik gas ke konsumen domestik pada tahun lalu.

Serangan itu diduga terjadi saat Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke Kyiv dan wilayah Ukraina lainnya. Dalam serangan terbaru, dua orang tewas dan 28 orang luka-luka setelah sekitar 400 drone dan 18 rudal, termasuk rudal balistik, menyerang ibu kota Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menggambarkan serangan udara yang berlangsung hampir 10 jam tersebut sebagai "eskalasi teror yang jelas oleh Rusia" dalam unggahannya di platform X.

Ukraina telah melancarkan berbagai serangan terhadap infrastruktur energi Rusia untuk mengganggu operasi kilang minyak, membatasi pasokan bahan bakar ke medan pertempuan, dan mengurangi ekspor minyak dan gas.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim, pada Januari, sistem pertahanan udara negaranya menembak jatuh pesawat nirawak yang menyasar stasiun pompa di pesisir Laut Hitam yang terhubung dengan pipa ekspor TurkStream. Bulan berikutnya, drone Ukraina merusak stasiun pompa Rusia yang memasok minyak mentah ke Konsorsium Pipa Kaspia.

(bbn)

No more pages