"Saya tidak usah sebut merek. Bagaimana masalahnya di Indonesia sekarang? Karena ini merugikan industri dalam negeri kita juga nanti, konsumen rugi. Sementara pemerintah sudah memberikan insentif," tutur dia.
Merespons hal tersebut, Sekretaris Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara memastikan insiden tersebut saat ini masih dalam penelusuran.
Kukuh memastikan penyebab terbakarnya EV tersebut bukan berasal dari daya baterai. Itu lantaran api muncul berada di area kap depan, sedangkan posisi baterai berada di bawah kabin mobil dan motor listrik yang berada di bagian belakang mobil.
"Jadi kami sedang menelusuri, sedang dicari masalah. Kita selalu ikuti," ujar Kukuh.
Sebelumnya, Mobil listrik dengan jenis Wuling Air EV dilaporkan terbakar di persimpangan lampu merah Jalan Soekarno Hatta, Bandung pada Sabtu (5/7/2025) lalu.
Mobil Wuling Air EV berwarna putih terbakar sekitar pukul 19.30 WIB. Api dikabarkan sudah padam dan mobil sudah dievakuasi. Namun, kemacetan lalu lintas sempat terjadi karena peristiwa ini.
(ain)




























