Okupansi untuk apartemen sewapun masih berada di kisaran 60% untuk apartemen CBD dengan harga sewa rata-rata sebesar Rp450.000 hingga Rp500.000 per meter persegi dan sebesar 55% untuk apartemen di Jakarta Selatan dengan harga sewa rata-rata sedikit di bawah Rp450.000.
“Untuk di daerah-daerah lain yang memang mereka itu memang tergantung sekali dengan local market, ini memang pasar sewanya belum terlalu pulih, sehingga yang memiliki atau yang memegang unit apartemen di beberapa daerah itu sewanya belum baik, tapi tetap ada biaya utilitas atau biaya operasional yang terus mereka harus bayarkan.” tambah Ferry.
Oleh karenanya, investor justru harus menanggung beban pemeliharaan apartemen ini. Saat ini menurutnya, end user lebih banyak mendominasi pembeli apartemen di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
“Makanya sekarang pembeli itu kalau memang dia benar-benar perlu baru dia beli, tapi juga tidak terlalu lagi ngejer untuk investasi.” kata Ferry.
(ell)





























