Prabowo Dikritik, DPR Evaluasi Penangan Korban di Gunung Rinjani
Azura Yumna Ramadani Purnama
26 June 2025 20:13

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berencana memanggil dan memeriksa kementerian atau lembaga negara terkait yang bertanggung jawab dalam penanganan korban pada kawasan wisata pendakian Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini menyusul sejumlah kritik soal lambatnya penyelamatan terhadap pendaki asal Brasil, Juliana Marins yang jatuh ke jurang.
Sebelumnya, sejumlah warga internet asal Brasil menghujani kolom komentar akun pribadi Presiden Prabowo Subianto. Mereka kecewa evakuasi berjalan sangat lambat sehingga Juliana yang awalnya masih hidup saat terjatuh, kemudian ditemukan meninggal dunia saat dievakuasi.
“Tadi kami sudah sampaikan kepada komisi terkait untuk juga melakukan kunjungan atau juga evaluasi dan memberikan masukan kepada pemerintah tentang hal yang terjadi di Rinjani,” kata Dasco kepada awak media, di Kompleks Parlemen, Kamis (26/6/2025).
Awalnya, sejumlah pendaki melaporkan Juliana terjatuh ke dalam jurang sekitar 400 meter pada Sabtu Pagi (21/06/2025). Sejumlah rekaman video dan foto sempat diunggah para pendaki lainnya yang menunjukkan Juliana berada di tengah jurang dalam kondisi duduk dan masih hidup.
Akan tetapi proses pencarian dan evaluasi berjalan sangat lambat. Tim SAR gabungan pun mengklaim baru menemukan jasad Juliana pada Selasa (24/06/2025) atau empat hari usai peristiwa terjadi. Tentu saja, tim menemukan Juliana sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi jatuh semakin dalam di 600 meter.
































