Anggota dewan dari Queens ini berhasil melejit dalam survei dari yang sebelumnya tidak dikenal, berkat jangkauan media sosial yang luas, jaringan sukarelawan yang canggih, dukungan donatur yang besar, dan kampanye surat langsung yang menarik bagi pemilih muda dan progresif.
Kampanye pemilihan wali kota ini akan diamati secara ketat sebagai barometer arah politik Amerika Serikat menjelang pemilihan sela kongres yang krusial tahun depan—terutama terkait isu-isu seperti kejahatan, imigrasi, dan keterjangkauan perumahan.
Mamdani masih harus menghadapi Wali Kota petahana Eric Adams, yang memenangkan pemilihan tahun 2021 sebagai seorang Demokrat, namun kali ini mencalonkan diri sebagai independen. Hal ini terjadi setelah Adams menjadi wali kota pertama dalam sejarah modern kota yang didakwa dengan tuduhan federal. Namun, pemerintahan Trump telah memerintahkan agar dakwaan tersebut dibatalkan awal tahun ini.
Kandidat lain yang akan bersaing termasuk Curtis Sliwa dari Partai Republik, Jim Walden yang independen, dan kemungkinan besar Andrew Cuomo, yang mungkin akan maju melalui jalur partai ketiga.
(bbn)
































