Logo Bloomberg Technoz

Sejumlah saham emiten Migas yang menempati jajaran top gainers:

  • Radiant Utama Interinsco (RUIS) menguat 23,8% ke Rp234/saham
  • Apexindo Pratama Duta (APEX) menguat 20,5% ke Rp164/saham
  • Energi Mega Persada (ENRG) menguat 7,82% ke Rp386/saham
Penutupan Saham ENRG pada Senin 23 Juni 2025 (Sumber: Bloomberg)
  • AKR Corporindo (AKRA) menguat 3,71% ke Rp1.260/saham
  • Medco Energi Internasional (MEDC) menguat 1,41% ke Rp1.450/saham
  • Elnusa (ELSA) menguat 1,21% ke Rp500/saham
  • Rukun Raharja (RAJA) menguat 0,41% ke Rp2.490/saham

Saham energi, pelayaran, dan lain terkaitnya juga menguat:

  • Sigma Energy Compressindo (SICO) menguat 27,3% Rp135/saham
  • Indah Prakasa Sentosa (INPS) menguat 10,8% Rp123/saham
  • Citra Nusantara Gemilang (CGAS) menguat 8,89% Rp98/saham
  • Alfa Energi Investama (FIRE) menguat 7,89% Rp82/saham
  • Soechi Lines (SOCI) menguat 7,65% Rp183/saham
  • Buana Lintas Lautan (BULL) menguat 4% Rp130/saham
  • Rig Tenders Indonesia (RIGS) menguat 3,31% Rp780/saham

Konflik Timur Tengah Memanas, Dorong Saham Minyak

Sejumlah saham minyak dan gas bumi (Migas) tercatat mengalami kenaikan signifikan imbas memanasnya ketegangan konflik Timur Tengah yang turut membuat harga minyak dunia melesat.

Ketegangan konflik Timur Tengah saat ini kembali memanas setelah serangan udara Amerika Serikat (AS) ke Iran mengguncang kepercayaan investor dan mendorong lonjakan harga minyak dunia.

Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menyerang tiga fasilitas nuklir Iran membuka babak baru dalam konflik antara Israel vs. Iran. Situasi ini memicu kecemasan akan terganggunya pasokan energi dari Timur Tengah—hal yang menjadi perhatian utama bagi banyak negara, seperti yang dilaporkan Bloomberg News.

Terlebih lagi, Selat Hormuz, yang menjadi jalur vital ekspor minyak dari Timur Tengah, turut jadi bahan dan sinyal peringatan balasan dari Teheran.

Selat Hormuz, jalur perairan sempit tempat Iran memiliki pengaruh besar, menangani seperempat perdagangan minyak dunia dan menjadi salah satu perhatian utama.

Posisi tempat kapal tanker mengambil kargo untuk dikirim ke pembeli utama di Asia dan Eropa atau tempat kapal kontainer berlayar untuk mengangkut barang ke konsumen di kedua benua.

Terbaru, Pemerintah Korea Utara (Korut) mengecam keras serangan udara AS terhadap fasilitas nuklir Iran.

Dalam pernyataan resminya pada Senin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kedaulatan Iran sebagai negara berdaulat.

“Kami mengutuk dengan sangat keras serangan AS terhadap Iran, yang secara brutal menginjak-injak integritas teritorial dan kepentingan keamanan negara yang berdaulat,” kata juru bicara tersebut sebagaimana dilaporkan media Pemerintah seperti yang diberitakan Al Jazeera.

Korut juga menuding Israel sebagai pihak yang terus memicu ketegangan di medan. “Akar masalah ini adalah manuver perang Israel yang tiada henti serta ambisi ekspansi wilayahnya, yang selama ini diterima dan bahkan didorong oleh negara-negara Barat,” tegasnya.

Serangan udara AS terhadap fasilitas nuklir Iran telah memicu kecaman keras dari berbagai negara, termasuk Rusia, China, dan sejumlah negara Timur Tengah.

Serangan tersebut dinilai berisiko memperluas konflik di teritorial tersebut dan mendorong ketegangan global ke titik berbahaya.

(fad/wep)

No more pages