Logo Bloomberg Technoz

Founder Perusahaan Unicorn Ini Sebut PHK Bukan Karena Bangkrut

Rezha Hadyan
27 January 2023 14:07

Startup (Dok Freepik)
Startup (Dok Freepik)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ancaman Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal membanyangi banyak perusahaan termasuk sektor teknologi. Keputusan merumahkan karyawan juga harus diambil oleh perusahaan unicorn penyedia platform gerbang pembayaran (payment gateway) Xendit beberapa bulan lalu. Xendit harus memangkas 5% dari total karyawannya yang berada di Indonesia dan Filipina.

Kendati begitu, Chief Operation Officer Xendit Tessa Wijaya mengatakan PHK yang dilakukan para startup tak ada kaitannya dengan kondisi keuangan perusahaan. Ia menyebut PHK merupakan bagian dari langkah perusahaan untuk menghadapi ketidakpastian. Menurutnya, situasi makroekonomi yang tidak menentu memaksa perusahaan mengubah struktur dan sumber daya tim.

"Sebenarnya (PHK) bukan karena ada kesusahan di perusahaan. Fundamental kami kuat. Kami berfokus mengejar profit dan pendapatan lebih, dan survive dalam beberapa tahun ke depan," katanya dalam acara Saratoga Investment Summit 2023 yang berlangsung pada Kamis (27/1/2023).

Saat ini, perusahaan yang memiliki valuasi lebih dari Rp14 triliun itu berupaya untuk memaksimalkan penggunaan sumber daya yang dimiliki. Adapun, untuk ekspansi atau penambahan unit bisnis, tahun ini kemungkinan tidak mudah dilakukan lantaran seretnya pendanaan.

"Investor mungkin akan lebih berhati-hati untuk berinvestasi ke startup," ungkapnya.