Logo Bloomberg Technoz

Menkes Soroti Biaya RS Terkait Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam

Farid Nurhakim
12 June 2025 10:00

Menkes Budi Gunadi bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di RSUP Hasan Sadikin, Jawa Barat. (Sumber: dok. Kemenkes)
Menkes Budi Gunadi bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di RSUP Hasan Sadikin, Jawa Barat. (Sumber: dok. Kemenkes)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin menyoroti aspek pembiayaan di rumah sakit terkait operasi pemisahan bayi kembar siam. Hal ini bertujuan agar masyarakat tak terbebani soal biayanya serta tetap dapat ditangani dengan baik.

“Karena itu saya bilang, rumah sakit harus punya model yang bisa subsidi silang. Supaya kasus-kasus seperti ini tetap bisa ditangani, dan masyarakat tidak terbebani,” tegas Budi, dikutip dari siaran pers Kementerian Kesehatan RI, Rabu (11/06).

Sementara itu, dia mengapresiasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin  Bandung mengenai keberhasilannya terkait operasi pemisahan bayi kembar siam asal Provinsi Jawa Barat (Jabar). Kedua bayi ini bernama Nadia dan Nadira.


Kini, kondisi mereka diketahui stabil serta sedang menjalani masa pemulihan pascaoperasi. "Ini adalah tindakan yang paling kompleks untuk masyarakat, dan RSUP Dr. Hasan Sadikin mampu melakukannya. Saya bangga karena tindakan ini berhasil dengan hasil yang luar biasa,” kata Budi. 

Kemudian dia menyebut bahwa operasi pemisahan bayi kembar siam adalah salah satu prosedur medis paling kompleks dalam layanan kesehatan ibu dan anak. Menurut Budi, operasi ini hanya bisa dilakukan oleh rumah sakit dengan kapasitas layanan tingkat tertinggi.