Logo Bloomberg Technoz

"Mau tidak mau, perusahaan digital juga harus adaptif dengan pendanaan yang seret dan mengubah strateginya demi bisa bertahan dan bersaing," jelas dia. Meski demikian, Nailul menegaskan e-commerce tidak sendiri. Seluruh ekosistem digital mengalami hal yang sama. Tech winter belum berlalu. 

Tech winter adalah gejala arus permodalan di perusahaan teknologi tidak segairah lima tahun belakangan imbas pandangan pelaku bisnis atas prospek tingkat bunga yang ditetapkan bank sentral Amerika atau Federal Reserve (The Fed).

"Jika masih tinggi, pendanaan sektor digital masih seret, termasuk untuk e-commerce," pungkasnya. 

Sekadar catatan, pada Januari 2024, GoTo menjual 75,01% saham Tokopedia kepada TikTok, anak perusahaan ByteDance. Langkah ini memungkinkan TikTok untuk kembali beroperasi di sektor e-commerce Indonesia setelah sebelumnya dilarang menjalankan TikTok Shop secara langsung karena regulasi pemerintah. 

TikTok diketahui menyelesaikan transaksi kemitraan dengan Tokopedia tahun lalu senilai US$1,5 miliar atau setara Rp24,4 trilun. Atas penggabungan TikTok-Tokopedia, perusahaan mengambil langkah restrukturisasi.

Pada akhir bulan Mei lalu akun instagram teknologi dan pekerja tech @ecommurz menggungah informasi bahwa Tokopedia bakal melakukan PHK karyawan usai rencana migrasi sistem. Kabarnya sekitar 80% karyawan bakal jadi korban PHK dan hanya menyisakan 600 pekerja. Mereka yang bertahan akan pindah ke kantor ByteDance, Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk menyelaraskan struktur organisasi dengan tujuan perusahaan dan meningkatkan efisiensi operasional.

Menurut sumber internal, yang meminta identitasnya disamarkan berbicara dengan Bloomberg Technoz, mengakui bahwa PHK telah menjadi keputusan manajemen perusahaan, namun dirinya tidak merinci jumlah karyawan terdampak.

Juru Bicara TikTok Tokopedia di Indonesia hanya menyebut bahwa perusahaan secara teratur melakukan evaluasi kebutuhan bisnis dan melakukan penyesuaian organisasi untuk memperkuat operasional dan meningkatkan layanan kepada pelanggan.

Pasca akuisisi mayoritas saham Tokopedia oleh TikTok dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai adanya potensi monopoli dan dominasi asing di sektor e-commerce Indonesia dan dapat merugikan pelaku usaha lokal dan konsumen.

(prc/wep)

No more pages