Logo Bloomberg Technoz

Tips efektif: Gantilah karbohidrat olahan dengan sumber karbohidrat kompleks seperti oats, beras merah, dan ubi.

3. Tingkatkan Asupan Serat

Serat membantu proses penurunan berat badan dengan memperlambat proses pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Konsumsi serat juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Sumber serat alami: buah-buahan segar, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh.

4. Rutin Berolahraga

Seorang pria berolahraga di bawah pohon saat suhu tinggi di New Delhi, India, Sabtu (18/5/204). (Anindito Mukherjee/Bloomberg)

Olahraga tidak hanya membakar kalori, tetapi juga meningkatkan metabolisme dan memperbaiki komposisi tubuh.

Olahraga penurun berat badan yang disarankan: jalan cepat, jogging, berenang, bersepeda, hingga latihan kekuatan otot. Lakukan minimal 30 menit sehari untuk hasil optimal.

5. Cukupi Kebutuhan Tidur

Ilustrasi Tidur (Dok. Envato)

Kurang tidur bisa mengganggu keseimbangan hormon leptin dan ghrelin yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Selain itu, kurang tidur memperlambat metabolisme dan membuat tubuh menyimpan lebih banyak lemak.

Idealnya, tidur malam berlangsung selama 7–9 jam.

6. Jangan Lewatkan Sarapan

Sarapan sehat membantu mengontrol nafsu makan sepanjang hari. Pilihlah makanan tinggi protein dan serat untuk energi yang tahan lama, seperti oatmeal dengan telur rebus atau smoothie tanpa gula tambahan.

7. Minum Teh Hijau

Teh hijau mengandung kafein dan antioksidan jenis katekin yang membantu meningkatkan pembakaran lemak dan metabolisme tubuh.

Untuk hasil terbaik, konsumsi teh hijau tanpa gula dan dalam bentuk alami, bukan dalam kemasan siap minum.

8. Makan Secukupnya, Bukan Berlebihan

Makanan olahan daging (Dok. Envato)

Kendalikan porsi makan dengan teknik mindful eating — fokus saat makan, kunyah perlahan, dan dengarkan sinyal kenyang dari tubuh. Makan terlalu banyak, meski makanan sehat, tetap bisa menimbulkan kelebihan kalori.

9. Hindari Makan saat Stres

Stres dapat memicu emotional eating, yakni makan untuk mengatasi emosi, bukan karena lapar. Gantilah kebiasaan ini dengan aktivitas yang meredakan stres seperti meditasi, olahraga ringan, atau mendengarkan musik.

10. Perbanyak Minum Air Putih

Air minum dalam kemasan atau AMDK. (Dok: Bloomberg)

Air putih memperlancar metabolisme, membantu proses detoksifikasi, dan menekan nafsu makan secara alami. Studi menunjukkan, orang yang minum lebih dari satu liter air per hari mengalami penurunan berat badan lebih signifikan.

Tips praktis: Minumlah segelas air sebelum makan agar merasa kenyang lebih cepat.

11. Terapkan Pola Puasa Intermittent (Intermittent Fasting)

Intermittent fasting adalah metode makan yang membatasi waktu makan, misalnya makan hanya dalam jendela waktu 8 jam dan puasa selama 16 jam. Cara ini efektif mengontrol asupan kalori dan meningkatkan pembakaran lemak jika dilakukan secara konsisten.

12. Konsumsi Probiotik

Probiotik adalah bakteri baik yang menjaga kesehatan saluran pencernaan. Bakteri ini membantu mengoptimalkan pencernaan dan penyerapan nutrisi, serta mengurangi peradangan yang sering dikaitkan dengan obesitas.

Sumber probiotik alami: yoghurt tanpa gula, kefir, kimchi, dan tempe.

13. Makan Lebih Perlahan

Kumpul keluarga sambil makan makanan olahan daging (Dok. Envato)

Makan cepat membuat otak tidak sempat menerima sinyal kenyang, sehingga tubuh cenderung makan lebih banyak. Sebaliknya, makan perlahan memberi waktu bagi otak untuk merespons kenyang, mencegah makan berlebihan.

(seo)

No more pages