Industri film dan TV AS telah mengalami kesulitan dalam beberapa tahun terakhir seiring perusahaan hiburan mengurangi pengeluaran dan memindahkan produksi ke luar negeri, di mana biaya tenaga kerja lebih murah dan subsidi pemerintah lebih besar sehingga bisnis menjadi lebih menguntungkan.
Surat tersebut tidak menyebutkan tarif atas produksi film asing, yang sebelumnya dikatakan Trump akan ia kejar dalam sebuah unggahan media sosial pada 4 Mei. Usulan tarif 100% miliknya, yang dibuat setelah bertemu dengan Voight, sempat menyebabkan saham-saham studio seperti Netflix Inc. dan Walt Disney Co anjlok karena para investor mempertimbangkan potensi kenaikan biaya dan perang dagang di industri hiburan.
Usulan spesifik dalam surat baru ini mencakup menghidupkan kembali Pasal 199 dari kode pajak, yang memberikan potongan untuk produksi manufaktur termasuk film dan TV; memperpanjang Pasal 181, yang memungkinkan potongan pajak yang dipercepat; serta mengembalikan Pasal 461, yang memungkinkan bisnis menggunakan kerugian masa lalu untuk mengurangi pajak di masa depan.
(bbn)






























