Logo Bloomberg Technoz

Harga emas mengalami reli ke rekor tertinggi berturut-turut tahun ini, didukung oleh pembelian bank sentral karena pihak berwenang berusaha untuk mendiversifikasi kepemilikan dari dolar AS.

2. Ekspor China ke AS Terjun Bebas 21%, Tapi ke Asia & Eropa Terbang

Surplus perdagangan China pada 2022 mencetak rekor baru terdorong ekspor yang melesat di semester 1 2022 (Bloomberg)

Ekspor China meningkat lebih dari perkiraan, bahkan saat pengiriman ke AS merosot tajam pada bulan pertama setelah Presiden Donald Trump mengenakan tarif di atas 100% terhadap barang-barangnya, sebuah dorongan bagi ekonomi domestik yang semakin bergantung pada permintaan asing.

Menurut data dari administrasi bea cukai pada Jumat (9/5/2025), total ekspor melesat 8,1% bulan lalu, di atas kenaikan 2% yang diperkirakan para ekonom. Impor turun 0,2%, menyisakan surplus perdagangan sebesar US$96 miliar.

Pengiriman ke AS turun 21% setelah pengenaan bea masuk pada awal April, sedangkan pengiriman ke 10 negara Asia Tenggara, yang tergabung dalam ASEAN, naik 21% dan ekspor ke Uni Eropa meningkat 8%.

3. AS Akan Temui China Akhir Pekan Ini, Mulai Perundingan Dagang

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent. (Andrew Kravchenko/Bloomberg)

Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer akan melakukan perjalanan akhir pekan ini ke Swiss untuk mengadakan perundingan dagang dengan China. Awal negosiasi antara kedua negara ini akan dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri China He Lifeng.

Perjalanan ini diumumkan dalam pernyataan dari Pemerintah China dan AS, Selasa (6/5/2025). Ini akan menjadi pembicaraan dagang pertama yang dikonfirmasi antara kedua negara sejak Presiden Donald Trump mengumumkan tarif dengan pungutan hukuman terhadap China.

Perundingan yang direncanakan ini bisa meningkatkan minat investor yang menginginkan pengurangan tarif, yang berisiko melumpuhkan perdagangan antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Trump mengenakan bea masuk setinggi 145% pada banyak impor dari China. Beijing membalasnya dengan pajak impor sebesar 125% pada barang-barang AS.

4. Hindari Tarif AS, China Impor US$900 Juta Hasil Panen Argentina

Pekerja memanen kedelai di pertanian yang terkena dampak kekeringan di San Jose de la Esquina, Argentina, Kamis (6/4/2023). (Natalia Favre/Bloomberg)

China menandatangani letter of intent atau surat pernyataan dengan para eksportir di Argentina untuk membeli sekitar US$900 juta kedelai, jagung, dan minyak sayur.

Langkah ini menjadi indikasi terbaru bahwa negara terbesar di Asia itu akan menghindari impor dari AS selama perang dagang yang dilancarkan Presiden Donald Trump.

Para pejabat China mengunjungi Buenos Aires pada Rabu (7/5/2025) untuk menandatangani perjanjian tidak mengikat tersebut. Informasi ini didapat dari dua narasumber yang mengetahui masalah itu yang tidak bisa disebutkan identitasnya karena pembicaraan dua negara itu bersifat tertutup.

5. Selain FFR Tidak Berubah, Ini 5 Poin Penting Hasil Pertemuan FOMC

Pernyataan Powell Soal The Fed Pangkas Bunga Acuan yang Bikin Dolar Perkasa (Bloomberg)

Fed Open Market Comittee (FOMC) telah usai. Berikut ini adalah poin-poin penting dari keputusan rapat FOMC dan konferensi pers Gubernur Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell, Rabu (7/5/2025) waktu setempat.

Para pembuat kebijakan memberikan suara bulat untuk mempertahankan suku bunga acuan The Fed atau Fed Fund Rate (FFR) di kisaran 4,25% hingga 4,5%, sambil mengatakan dalam pernyataan bahwa ketidakpastian tentang prospek ekonomi telah meningkat lebih jauh. Risiko pengangguran yang lebih tinggi dan inflasi yang lebih tinggi telah meningkat.

Powell mengulangi bahasa yang telah ia gunakan selama berbulan-bulan, sehubungan dengan potensi untuk melanjutkan pemotongan suku bunga (FFR): "Kami tidak berpikir kami perlu terburu-buru." Ia mengatakan bahwa ada kasus-kasus di mana akan tepat untuk memangkas suku bunga acuan The Fed, atau tetap pada pendirian, dan "Saya tidak dapat dengan yakin mengatakan bahwa saya tahu" yang mana yang akan terjadi.

(ros)

No more pages