Melemahnya IHSG juga merupakan efek secara langsung dari dropnya sejumlah saham Big Caps. Berikut diantaranya berdasarkan data Bloomberg, Kamis (8/5/2025):
- Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengurangi 7,69 poin
- Bank Mandiri (BMRI) mengurangi 7,08 poin
- Bank Central Asia (BBCA) mengurangi 5,14 poin
- Telkom Indonesia (TLKM) mengurangi 3,44 poin
- Amman Mineral Internasional (AMMN) mengurangi 2,38 poin
- Bayan Resources (BYAN) mengurangi 2,18 poin
- Aneka Tambang (ANTM) mengurangi 2,05 poin
- Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) mengurangi 1,36 poin
- Bank Negara Indonesia (BBNI) mengurangi 1,08 poin
- Bumi Resources Minerals (BRMS) mengurangi 0,94 poin
Adapun saham-saham properti juga jadi pendorong pelemahan IHSG, saham PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) drop 14,7% ke posisi Rp150/saham dan saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) juga melemah dengan penurunan 4,91% ke posisi Rp136/saham.
Disusul oleh pelemahan saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) yang turun 3,56% ke Rp434/saham, dan saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) yang mencetak minus 2,54% ke Rp960/saham.
(fad/ain)
No more pages

























