Ini merupakan realitas setelah pengumuman pembicaraan formal antara kedua pihak itu memicu optimisme bahwa perselisihan pajak impor dapat diselesaikan sebelum merusak ekonomi secara berkepanjangan.
Trump menyangkal AS telah memulai pembicaraan dagang dengan China, mengatakan mereka yang mengklaim bahwa negosiasi itu dilakukan atas desakan Washington "harus kembali dan mempelajari berkas-berkas mereka."
Kementerian Perdagangan China dalam pernyataan minggu lalu mengatakan bahwa pejabat senior AS menghubungi mereka untuk menyatakan kesediaannya membahas tarif.
"AS baru-baru ini mengirim pesan ke China melalui pihak-pihak terkait, berharap untuk memulai pembicaraan dengan China," kata kementerian tersebut.
Trump kemarin juga menegaskan bahwa sebelumnya, AS "kehilangan satu triliun dolar per tahun" dari perdagangan dengan China dan "sekarang kita tidak kehilangan apa pun"—jelas merujuk pada defisit perdagangan dengan Beijing.
Dalam beberapa hari terakhir, Trump sudah mengatakan bersedia menurunkan tarif China suatu saat, tetapi juga bersikeras bahwa konsumen AS bersedia menerima harga yang lebih mahal dan lebih sedikit pilihan agar upayanya untuk menciptakan banyak lapangan kerja di sektor manufaktur negaranya berhasil.
Jajak pendapat menunjukkan bahwa sebagian besar orang dewasa AS tidak menyetujui cara Trump menangani tarif dan ekonomi.
Pembicaraan yang akan datang menandakan negosiasi dagang pertama yang dikonfirmasi antara AS dan China sejak Trump mengumumkan pungutannya yang memukul Beijing.
China membalas kebijakan dagang Trump dengan tarif sebesar 125% atas impor AS. Aksi saling balas ini mengguncang pasar dan mengancam mendongkrak harga peralatan manufaktur dan barang-barang terjangkau yang menjadi andalan banyak masyarakat AS, termasuk pakaian dan mainan.
Dalam wawancara dengan Fox News, Selasa (6/5/2025), Bessent mengatakan tarif saat ini tidak berkelanjutan dan perundingan akan berpusat pada de-eskalasi daripada kesepakatan perdagangan yang besar.
"Kita harus meredakan ketegangan sebelum kita melangkah lebih jauh," kata Bessent. "Kami tidak ingin memisahkan diri [dari China], yang kami inginkan adalah perdagangan yang adil."
Bessent mengakui strategi Trump dapat meresahkan pasar, tetapi menganggapnya sebagai keuntungan bagi AS dalam negosiasi. Bessent bilang dia dan Trump mengetahui apa yang akan disetujui Presiden AS itu, tetapi enggan membagikan rinciannya secara terbuka.
Kedua negara menghadapi tekanan untuk mencapai kesepakatan. Ekonomi AS mengalami kontraksi pada awal tahun untuk pertama kalinya sejak 2022 karena impor pra-tarif melonjak dan belanja konsumen lebih moderat.
Di China, indeks manajer pembelian manufaktur resmi menunjukkan aktivitas pabrik tergelincir ke dalam kontraksi terburuk sejak Desember 2023.
Beberapa jam setelah mengonfirmasi pembicaraan dengan Bessent dan Greer, pemerintah Presiden China Xi Jinping mengumumkan langkah-langkah besar untuk menstabilkan pasar dan meningkatkan ekonomi negaranya.
(bbn)































