Secara year-to-date, ringgit menguat 5,29%. Dalam setahun terakhir, penguatannya adalah 4,47%.
CPO adalah aset yang dibanderol dalam ringgit. Ketika ringgit menguat, maka CPO menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain.
Analisis Teknikal
Bagaimana dengan perkiraan harga CPO untuk hari ini? Apakah bakal turun lagi atau bisa bangkit berdiri?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), CPO masih terjebak di zona bearish. Tercermin dengan Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 28. RSI di bawah 50 mengindikasikan suatu aset sedang dalam posisi bearish.
Sementara indikator Stochastic RSI ada di 12. Sudah di bawah 20, yang artinya jenuh jual (oversold).
Dengan koreksi yang sudah lumayan dalam, harga CPO sejatinya berpeluang naik. Target resisten ada di MYR 3.942/ton yang menjadi Moving Average (MA) 10. Jika tertembus, maka MA-20 di MYR 4.018/ton bisa menjadi target selanjutnya.
Adapun target support adalah MYR 3.786/ton. Penembusan di titik ini berisiko melongsorkan harga CPO ke arah MYR 3.685/ton.
(aji)




























