Logo Bloomberg Technoz

Daftar ‘Orang Kaya’ China di Balik Kendaraan Listrik di Indonesia

Referensi
02 May 2025 19:03

Seorang pengemudi mencabut Hyundai Kona dari stasiun pengisian daya kendaraan listrik ChargePoint./Bloomberg-Angus Mordant
Seorang pengemudi mencabut Hyundai Kona dari stasiun pengisian daya kendaraan listrik ChargePoint./Bloomberg-Angus Mordant

Bloomberg Technoz, Jakarta - Industri kendaraan listrik (EV) tengah mengalami lonjakan popularitas secara global, termasuk di Indonesia. Permintaan akan mobil ramah lingkungan terus meningkat, mendorong berbagai produsen EV untuk berekspansi dan berkompetisi di pasar internasional. 

Di balik kesuksesan industri ini, terdapat sederet pengusaha kaya asal China yang menjadi motor penggerak kemajuan kendaraan listrik, termasuk dalam penetrasi pasar Indonesia. Siapa saja mereka? Berikut ini ulasan lengkapnya yang dirangkum Bloomberg Technoz dari berbagai sumber.

Daftar Pengusaha di Balik Kendaraan Listrik yang Beredar di Indonesia

Kendaraan listrik Xiaomi Corp. SU7 selama Beijing Auto Show di Beijing, Tiongkok, pada 25 April./Bloomberg-Qilai Shen

Neta Auto Indonesia Tutup, Persaingan Industri EV Kian Ketat


Di tengah euforia kendaraan listrik, tidak semua pemain mampu bertahan. Salah satu contohnya adalah PT Neta Auto Indonesia, anak perusahaan dari Hozon Auto asal Tiongkok, yang resmi menutup dealer pertamanya di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada April 2025. Padahal, dealer ini baru saja beroperasi sejak November 2023.

Neta merupakan brand EV yang didirikan oleh Fang Yunzhou pada tahun 2014. Ia mengambil alih jabatan CEO pada Desember 2024 setelah Zhang Yong mundur menjadi penasihat. Sejak itu, Neta melakukan berbagai langkah efisiensi biaya, seperti menutup showroom sendiri, memangkas tenaga kerja, mengurangi riset dan pengembangan teknologi self-driving, serta mengganti pabrik luar negeri menjadi skema joint venture.

Di Balik Kejatuhan Neta, Brand EV China Lain Justru Berjaya