2. Prajogo Pangestu
Pemilik Grup Barito, Prajogo Pangestu, berada di peringkat kedua di daftar terbaru orang terkaya Indonesia akhir April 2025, sekaligus menjadi orang terkaya ke-103 di dunia. Jumlah kekayaannya terbilang US$ 19,8 miliar, atau setara dengan Rp 328,89 triliun.
Harta itu sejatinya menguap 33,4% sejak awal tahun, mencapai US$ 9,9 miliar (Rp 164,44 triliun). Sejalan dengan hilangnya kekayaan di atas kertas tersebut, pamor orang terkaya juga tergeser posisinya menjadi peringkat ke-2 berdasarkan data terbaru Bloomberg Billionaires (Rich) Index akhir April 2025.
3. Budi Hartono
Grup Djarum menjadi kendaraan kekayaan Hartono bersaudara mengumpulkan pundi-pundi harta kekayaan. Nama Budi Hartono masuk jajaran orang terkaya urutan ke-106.
Posisi itu tercapai meskipun kekayaannya menguap 13,3% mencapai US$ 3 miliar (Rp 49,83 triliun) sejak awal tahun menjadi US$ 19,6 miliar, yang sama dengan Rp 325,57 triliun.
4. Michael Hartono
Kekayaan Michael Hartono memang tidak sebesar saudaranya, Budi Hartono. Nilainya terbilang US$ 18,1 miliar, atau setara Rp 300,66 triliun.
Namun, kekayaan sebesar itu masih menempatkan Michael Hartono di urutan 115 orang terkaya versi Bloomberg Billionaires Index terbaru 2025 walau hartanya berkurang 13,6% sebanyak US$ 2,9 miliar (Rp 48,17 triliun).
5. Sukanto Tanoto
Sukanto Tanoto merupakan pendiri Royal Golden Eagle, sebuah konglomerat manufaktur global yang memiliki aset lebih dari US$ 35 miliar, berdasarkan data Bloomberg.
Dengan berbagai aset dan sumber kekayaan dari segala lini bisnis, Sukanto Tanoto berhasil menempati peringkat ke-154 orang terkaya di dunia, meskipun kekayaannya menguap 24,5% atau mencapai US$ 5 miliar (Rp 83 triliun) hingga berada di angka kekayaan US$ 15,4 miliar (Rp 255,81 triliun).
6. Anthoni Salim
Pemilik Grup Indofood, Anthoni Salim masuk ke dalam jajaran daftar orang terkaya Indonesia di urutan ke-6.
Siapa sangka nilai kekayaannya berhasil mencapai US$ 14 miliar, atau setara dengan Rp 232,55 triliun hingga menempatkannya di posisi 167 orang terkaya di seluruh dunia.
Yang jadi perhatian, kekayaannya sejak awal tahun juga berhasil ada di tren positif dengan bertambah 8,7% mencapai US$ 1,1 miliar (Rp 18,27 triliun).
7. Otto Toto Sugiri
Otto Toto Sugiri merupakan salah satu pendiri sekaligus direktur utama DCI Indonesia (DCII), penyedia layanan pusat data terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Bloomberg, Otto Toto Sugiri juga merupakan salah satu pendiri IndoInternet (EDGE), penyedia layanan internet terintegrasi pertama di Indonesia.
Dengan berbagai aset dan sumber kekayaan, Otto Toto Sugiri berhasil menempati peringkat ke-421 orang terkaya di seluruh dunia, dengan keberhasilan mencatat kekayaan yang melesat signifikan 269,4% mencapai US$ 5,4 miliar (Rp 89,69 triliun) hingga ada di angka kekayaan US$ 7,4 miliar (Rp 122,92 triliun).
8. Sri Prakash Lohia
Sri Prakash Lohia memiliki kekayaan US$ 7 miliar yang sama dengan mencapai Rp 116,27 triliun dengan kurs acuan Bank Indonesia (BI) yaitu Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor berada di posisi Rp 16.679 tertanggal 30 April 2025.
Harta dan jumlah kekayaan ini menempatkan Sri Prakash Lohia sebagai orang terkaya dunia urutan ke-443 meskipun nilainya menguap 28,4% atau mencapai US$ 2,8 miliar (Rp 46,51 triliun).
Grup Indorama adalah mesin pencetak uang pria kelahiran India berusia 72 tahun tersebut. Sebuah Perusahaan yang memproduksi pupuk, sarung tangan medis, dan benang. Indorama Ventures, afiliasi Perusahaan yang diperdagangkan secara publik di Bangkok, memproduksi barang berbahan polyester.
(fad/aji)































