Logo Bloomberg Technoz

“Kalau dari kebutuhan Jawa dan Sumatera ini nanti setelah 2028 nambah katakanlah 300 MMscfd ya kita tidak ekspor,” kata Djoksis.

Di sisi lain, Djoksis mengatakan, keran ekspor kemungkinan tetap dibuka jika kebutuhan gas domestik bisa dipenuhi dari lapangan dalam negeri selepas 2028.

“Kalau dalam negeri Sumatera sudah terpenuhi, terutama Batam, masih ada sisa yang tetap kita ekspor,” tuturnya.

Belakangan, SKK Migas telah mengalihkan ekspor gas pipa dari Sumatra ke Singapura mulai Juni 2025, di tengah upaya pemerintah memprioritaskan pemenuhan kebutuhan gas domestik.

Manuver swap gas itu diambil untuk menambal defisit gas imbas susutnya produksi lapangan di wilayah Sumatra Selatan.

Terlebih, pemerintah belum kunjung menyelesaikan pembangunan infrastruktur jaringan pipa Natuna ke Batam, untuk sepenuhnya mengalihkan produksi gas dari Natuna ke dalam negeri.

Menurut Djoksis, swap gas itu mulai dilakukan pada Juni tahun ini. Targetnya, pengurangan ekspor gas pipa dari Sumatra sekitar 30 MMscfd.

Proyek West Natuna (WNTS) Pemping Ditarget COD Desember 2025

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menargetkan proyek pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS) di Pulau Pemping, Kepulauan Riau bakal beroperasi komersial (COD) pada Desember 2025. 

Direktur Gas dan BBM PLN EPI Rakhmad Dewanto mengatakan PLN EPI telah mengamankan pengadaan long lead items serta dalam tahap pengadaan Engineering, Procurement, Construction, and Installation (EPCI) untuk pelaksanaan konstruksi infrastruktur gas pemping. 

“Sehingga target penyelesaian konstruksi di Desember 2025 dapat tercapai,” kata Direktur Gas dan BBM PLN EPI Rakhmad Dewanto dalam rapat bersama Komisi XII DPR, Senin (28/4/2025). 

Rakhmad memerinci PLN EPI memecah pengadaan proyek guna mengamankan target COD tersebut dengan tiga strategi yakni ⁠Subsea Ball Valve (SBV) dengan durasi lead items selama 32 minggu.

Kemudian Custody Gas Metering (CGM) dengan durasi lead items selama 34 minggu. Serta tahap EPCI dengan durasi lead items selama 24 minggu.

So far kita on track semua. Jadi harapannya nanti kita bisa mulai pre-construction di bulan Juli dan harapannya kita bisa deliver di Desember 2025,” ujarnya. 

(mfd/naw)

No more pages