Trump Kecam Zelenskiy Usai Tolak Kedaulatan Rusia atas Krimea
News
24 April 2025 15:20

Alex Wickham, Alberto Nardelli, dan Daryna Krasnolutska - Bloomberg News
Bloomberg, Presiden AS Donald Trump mengecam Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy karena mengatakan negaranya tidak akan mengakui kedaulatan Rusia atas Krimea dan hal itu melanggar konstitusi. Trump mengklaim kesepakatan yang diusulkan tidak akan meminta Ukraina untuk melakukannya.
"Pernyataan-pernyataan menghasut seperti yang dibuat Zelenskyy inilah yang membuat penyelesaian perang ini menjadi sangat sulit," tulis Trump dalam unggahannya di media sosial.
"Pernyataan yang dibuat Zelenskyy hari ini tidak akan menghasilkan apa-apa selain memperpanjang 'medan pembantaian,' dan tidak ada yang menginginkannya! Kita sudah sangat dekat dengan kesepakatan, tetapi orang yang tidak punya 'kartu untuk dimainkan' ini sekarang harus, akhirnya, MENYELESAIKANNYA."
Beberapa jam setelahnya, Trump makin menekan Zelenskiy untuk menyepakati perjanjian damai, yang dikhawatirkan para kritikus akan menguntungkan Moskow. Dia menuduh Presiden Ukraina itu memperpanjang perang yang kini memasuki tahun keempat.
































