Logo Bloomberg Technoz

Direktur sekaligus Chief Regulatory Officer XLSmart Merza Fachys menuturkan, pihaknya siap mematuhi arahan pemerintah untuk mengembalikan spektrum tersebut paling lambat Desember 2026, tapi tidak memberikan tenggat waktu pastinya. 

Sebagai catatan, dengan terbentuknya entitas operator baru hasil merger kedua perusaahan EXCL dan FREN, maka pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), akan menarik sebagian spektrum yang dimiliki oleh operator hasil merger.

"Jadi ya, kita akan insya Allah penuhi apa yang digariskan oleh pemerintah tersebut. Mudah-mudahan sebelum itu bisa kita kembalikan," jelas Merza. 

Kementerian Komdigi sendiri secara resmi juga telah memberikan persetujuannya atas merger yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Adapun keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian proses yang panjang.  Inisiatif penggabungan bahkan telah disampaikan secara lisan sekitar enam bulan lalu, dan dokumen resmi diterima tiga bulan terakhir, kata Menteri Komdigi Meutya Hafid. 

"[setelah] keluar persetujuan juga dari Kementerian Hukum, maka hari ini kami tadi setelah juga verifikasi faktual dengan pernyataan langsung, bertemu langsung, kami panggil langsung, maka kami juga pada prinsipnya telah memberikan persetujuan kepada PT XLSmart Telekom Sejahtera Tbk," ungkap Meutya.

(wep)

No more pages