Pabrik Smartphone Global Kaji Relokasi demi Hindari Tarif Trump
Pramesti Regita Cindy
11 April 2025 11:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lembaga riset pasar teknologi global Counterpoint menilai sejumlah produsen smartphone mesti beradaptasi dengan kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Counterpoint menilai pabrikan ponsel pintar global mesti merelokasi pabrik ke sejumlah negara dengan tarif kompetitif untuk bisa mencetak margin optimal saat ini.
Berdasarkan riset Counterpoint, Apple diprediksi menjadi pabrikan yang paling mampu menyerap dampak tarif baru ini dalam jangka pendek, berkat margin keuntungan yang relatif tinggi.
Namun, tekanan inflasi dan menurunnya sentimen konsumen tetap menjadi risiko. India, yang pada tahun 2024 menyumbang sekitar 20% pasokan iPhone untuk AS, dinilai sebagai opsi strategis untuk pengalihan produksi.
“India dapat mengukuhkan dirinya sebagai tujuan produksi yang lebih menguntungkan," kata Wakil Presiden Riset Counterpoint Neil Shah, dikutip Jumat (11/4/2025).
































