Surat kabar Times pertama kali melaporkan penghentian pengiriman tersebut. Jaguar Land Rover menjual 430.000 kendaraan dalam 12 bulan hingga Maret 2024. Hampir seperempat di antaranya berada di Amerika Utara. Pada Januari 2025, perusahaan itu sendiri telah membukukan penurunan laba sebesar 17%.
(bbn)
No more pages





























