Logo Bloomberg Technoz

Para pembuat kebijakan menahan diri di tengah kemerosotan rupiah dan krisis pasar saham yang dipicu oleh kekhawatiran terkait pasar negara berkembang saat AS memberlakukan tarif, dan faktor-faktor domestik, mulai dari kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto hingga prospek fiskal yang memburuk.

Mata uang rupiah pekan ini jatuh ke level terlemah terhadap dolar sejak 1998 sebelum pulih kembali setelah Bank Indonesia melakukan intervensi.

"Trump akan mengumumkan serangkaian tarif resiprokal dan tarif sektoral pada 2 April, dolar AS mungkin akan tetap bergejolak," tulis Brian Lee Shun Rong, analis di Maybank Securities, dalam catatan risetnya.

"Kami pikir BI idealnya akan melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) di kuartal kedua, jika rupiah memungkinkan."

(bbn)

No more pages