Logo Bloomberg Technoz

Bansos Telur & Daging untuk Kendalikan Harga, Apakah Efektif?

Rezha Hadyan
19 May 2023 10:20

Transaksi di Pasar Tradisional (Dok. Unsplash)
Transaksi di Pasar Tradisional (Dok. Unsplash)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan penyaluran bantuan sosial (bansos) pangan telur dan daging ayam ras merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dua komoditas pangan tersebut. Namun faktanya, harga dua pangan tersebut masih dalam tren naik.

Menurut Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, program bansos pangan telur dan daging ayam ras ini memberikan banyak dampak positif bagi ekosistem perunggasan nasional. Sebab, program bansos ini melibatkan mitra peternak mandiri kecil sebagai penyuplai produk.

"Pendistribusian telur dan daging ayam secara gratis ini juga dipersiapkan untuk menekan lonjakan harga telur dan daging ayam di tingkat konsumen guna pengendalian inflasi," katanya melalui keterangan resmi yang diterima oleh Bloomberg Technoz, Jumat (19/5/2023). 

Arief menjelaskan sampai 18 Mei 2023 penyaluran tahap pertama bantuan pangan telur dan daging ayam untuk 1,4 juta Keluarga Risiko Stunting (KRS) telah terdistribusi sebanyak 995 ribu paket, atau 69%. Penyaluran telah dilakukan di 6 provinsi yaitu, Banten sebanyak 51 ribu paket (79%), Jawa Barat 338 ribu paket (82%), Jawa Tengah 308 ribu paket (95%), Jawa Timur 252 ribu paket (67%), serta Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Barat, dan Sumatera Utara 46 ribu paket (33%).

“Total ada tujuh provinsi yang menjadi sasaran penyaluran. Kita juga sudah mulai penyaluran di dua provinsi di wilayah Indonesia Timur, yaitu NTT dan Sulawesi Barat,” jelasnya.