“Dengan ini kami menginformasikan bahwa hari ini, Selasa, 18 Maret 2025 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (Trading Halt)) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) yang dipicu penurunan IHSG mencapai 5%,” tulis pengumuman resmi Bursa Efek Indonesia.
Beberapa saham yang menjadi pemberat (laggard) indeks di antaranya saham-saham konglomerasi taipan Prajogo Pangestu seperti BREN, TPIA, BRPT. Lalu saham perbankan besar BBRI, BMRI, BBCA. Lalu, ada juga saham teknologi DCII juga saham AMMN.
Bukan hanya saham, para investor juga terindikasi melepas surat utang negara hingga imbal hasilnya naik di hampir semua tenor.
Mengacu OTC Bloomberg, SUN tenor 10Y makin naik imbal hasilnya, mencapai 2,7 basis poin kini di 7,021%. Sedangkan genor 15Y juga naik 2 basis poin. Tenor lebih pendek 4Y naik 2,8 basis poin, sedangkan tenor 8Y naik 3 basis poin sampai siang ini.
(rui)





























