Logo Bloomberg Technoz

Survei ini juga mengungkap bahwa ekspektasi keuangan pribadi konsumen turun ke level terendah dalam sejarah. Selain itu, responden memperkirakan kemungkinan pasar saham meningkat dalam setahun ke depan hanya 48,7%, terendah sejak Mei 2023.

Di tengah ketidakpastian ini, indeks S&P 500 naik setelah pekan yang bergejolak bagi investor, sementara dolar melemah.

"Banyak konsumen mengungkapkan tingkat ketidakpastian yang tinggi terhadap kebijakan ekonomi dan faktor lainnya. Perubahan kebijakan yang kerap terjadi membuat perencanaan keuangan menjadi sulit, terlepas dari preferensi politik mereka," kata Joanne Hsu, Direktur survei University of Michigan.

Sebanyak 48% responden secara spontan menyebut tarif sebagai salah satu faktor utama dalam wawancara survei.

"Konsumen umumnya menganggap tarif akan memberikan tekanan besar terhadap kenaikan inflasi di masa depan," tambah Hsu.

Ekonom Bloomberg, Eliza Winger, menyatakan bahwa hasil survei ini mencerminkan ketidakpastian dan kecemasan yang lebih luas, bukan hanya dampak inflasi akibat tarif.

"Konsumen semakin khawatir dengan prospek pekerjaan dan pendapatan mereka," kata Winger.

Pemerintah AS mengklaim bahwa kebijakan tarif bertujuan untuk memperbaiki defisit perdagangan, mendorong investasi dalam negeri, dan meningkatkan produksi barang serta material penting di AS. Namun, survei menunjukkan bahwa konsumen melihat ketidakpastian besar dalam perekonomian, kebijakan pemerintah, dan pasar keuangan.

Menurut Bill Adams, Kepala Ekonom di Comerica Bank, melemahnya keyakinan konsumen dapat menjadi ancaman nyata bagi belanja masyarakat.

"Risiko penurunan ekonomi meningkat tajam dalam sebulan terakhir. Jika masyarakat takut ekonomi akan jatuh ke dalam resesi, mereka tidak akan membeli mobil baru, rumah, makan di luar, atau berlibur," ujar Adams.

Survei ini juga mencatat bahwa indeks kondisi ekonomi saat ini turun ke level terendah dalam enam bulan sebesar 63,5, sementara indeks ekspektasi turun ke level terendah sejak Juli 2022.

Dari perspektif politik, sentimen di kalangan Partai Republik turun hampir 3 poin, sementara di kalangan Demokrat merosot hampir 10 poin. Sementara itu, keyakinan di antara pemilih independen turun 5,4 poin.

(bbn)

No more pages