“Waspadai potensi penurunan lebih dalam jika harga turun di bawah support 6.500,” sebut riset BRI Danareksa Sekuritas.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BTPS, dan SMLE.
Di sisi berseberangan, Phintraco Sekuritas memaparkan, IHSG catat intraday rebound ke atas 6.600 di Rabu kemarin. Bersamaan dengan pergerakan tersebut, terbentuk long lower-shadow di Rabu.
Artinya, kondisi tersebut membuka peluang technical rebound lanjutan ke kisaran 6.650 di Kamis, hari ini.
“Sejumlah saham Bluechip yang tertekan dalam beberapa hari mulai terindikasi memasuki fase konsolidasi atau technical rebound,” mengutip tulisan riset Phintraco.
Saham-saham pilihan versi Phintraco meliputi DEWA, MAPA, MEDC, TAPG dan MDKA.
Panin Sekuritas juga memproyeksikan IHSG akan menguat, “Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat.”
Penguatan IHSG didorong oleh, berkurangnya tekanan domestik seiring dengan semakin turunnya outflow dana asing, serta tren penurunan yield obligasi US yang akan mengurangi tekanan terhadap Rupiah.
“IHSG berada pada fase bottoming, dengan support di level 6,500. Stochastic memasuki area oversold. Harapannya level ini mampu menahan pergerakan IHSG, sehingga berpeluang untuk rebound menuju resistance terdekat MA-20 di angka 6.800,” papar Panin Sekuritas.
Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BUKA, INDF, PWON, dan KLBF.
Sementara itu, MNC Sekuritas menyebut IHSG menguat 0,29% ke 6.606 disertai dengan munculnya volume pembelian. Pada worst case scenario (merah dan biru), di mana posisi IHSG saat ini akan berpeluang menguat dalam jangka pendek ke rentang 6.611–6.683 terlebih dahulu.
“Selanjutnya IHSG akan terkoreksi lebih dalam yang diperkirakan akan menguji 6.269–6.399,” mengutip riset MNC Sekuritas pagi ini.
Saham Rekomendasi MNCS: AMRT, ARTO, BBRI, dan BREN.
Dengan itu, CGS International Sekuritas Indonesia IHSG diproyeksi akan bergerak bervariasi. Di mana menguatnya mayoritas Bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas seperti emas, cpo, nikel, tembaga serta batu bara diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu masih berlanjutnya aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.525–6.445 dan resist 6.690–6.770.”
(fad)

























