Logo Bloomberg Technoz

Bagi Mitsubishi, perkembangan ini menjadi berita baik, mengingat masa depannya bergantung pada Nissan sebagai pemegang saham utama. Jika Honda bergabung dalam kemitraan tiga pihak, Mitsubishi tidak perlu terlalu mengandalkan Nissan dan bisa lebih kompetitif di industri otomotif.

"Mitsubishi memiliki kehadiran yang kuat di Asia Tenggara, yang dapat memperkuat aliansi ini," tambah Yoshida. "Namun, jika Nissan tidak segera berbenah, masa depan Mitsubishi tetap suram."

Makoto Uchida, yang menjabat sebagai CEO Nissan sejak Desember 2019, menghadapi tekanan setelah harga saham Nissan anjlok ke titik terburuk dalam 50 tahun terakhir sebelum muncul kabar negosiasi dengan Honda. Prospek kemitraan ini sempat mendorong harga saham Nissan dengan harapan bahwa Honda dapat membantu memulihkan bisnisnya.

Selain itu, keuntungan Nissan terus menurun, sementara credit-default swaps (CDS) perusahaan melebar hingga salah satu yang tertinggi di Jepang selama kepemimpinan Uchida.

Sementara itu, Hon Hai Precision Industry Co dari Taiwan dan firma ekuitas swasta KKR & Co juga menunjukkan ketertarikan untuk berinvestasi di Nissan. Saham Nissan pun merespons positif kemungkinan masuknya mitra tambahan.

Saham Honda, yang sempat mengalami penurunan di awal perdagangan, akhirnya naik hingga 0,6% setelah laporan Financial Times dirilis.

(bbn)

No more pages