Logo Bloomberg Technoz

Indonesia Manfaatkan Teknologi Radiasi untuk Atasi Limbah Plastik

Pramesti Regita Cindy
16 February 2025 19:30

Petugas memilih sampah plastik di Jatinegara, Jakarta, Selasa (25/6/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petugas memilih sampah plastik di Jatinegara, Jakarta, Selasa (25/6/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI ditunjuk oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) sebagai salah satu negara percontohan dalam program NUTEC Plastics, yang bertujuan mengurangi pencemaran plastik melalui pemanfaatan teknologi nuklir.  

Untuk diketahui, proyek IAEA ini merupakana bagian dari inisiatif dalam bidang lingkungan yang bertajuk NUTEC Plastics atau NUclear TEChnology for Controlling Plastic Pollution.

Plt. Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Anugerah Widiyanto menuturkan, teknologi radiasi menawarkan solusi inovatif dalam mengolah limbah plastik menjadi bahan baku industri yang bernilai ekonomi tinggi, di mana dalam pengelolaan limbah plastik dengan teknologi radiasi bukan hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi sirkular. 


"Pengalaman riset modifikasi polimer dengan menggunakan radiasi, serta kerja sama aplikasinya bersama sektor industri di Indonesia menjadi aset penting untuk mendorong kepemimpinan Indonesia dalam kolaborasi ke depan bersama banyak negara di bawah kerangka kerja sama teknis IAEA, khususnya proyek NUTEC Plastics," kata Anugerah dalam keterangan resminya, Minggu (16/2/2025). 

Lebih lanjut, dalam proyek ini, BRIN bekerja sama dengan industri nasional, termasuk PT Polymindo Permata (Viro), untuk mengembangkan dan mengaplikasikan modifikasi polimer berbasis radiasi dalam pembuatan wood plastic composite (WPC) dan artificial fiber.