Harga emas bahkan sempat naik lebih dari 1% pada perdagangan kemarin. Namun kenaikan itu melambat usai Trump memutuskan untuk menunda pembelakukan tarif bea masuk bagi produk asal Meksiko selama sebulan ke depan. Keputusan ini diambil setelah Trump berdiskusi dengan pemerintah Negeri Sombrero.
Jika negara-negara lain membalas apa yang dilakukan AS, maka akan terjadi perang dagang. Masing-masing negara akan menerapkan tarif bea masuk tinggi, yang akhirnya memukul arus perdagangan dan pertumbuhan ekonomi dunia.
"Kita bisa melihat akan ada situasi di mana inflasi meninggi dan pertumbuhan ekonomi melambat. Inflasi tinggi dan pertumbuhan ekonomi rendah, yang disebabkan oleh kebijakan tarif bea masuk, menyebabkan ketidakpastian. Ini yang kemudian mendorong harga emas," jelas Bart Melek, Global Head of Commodity Strategy di TD Securities, seperti dikutip dari Bloomberg News.
(aji)





























