Logo Bloomberg Technoz

Libur Imlek, Tiket Bioskop China Terjual Nyaris Rp 8 T

News
25 January 2023 14:12

Ilustrasi Perekonomian di China (Dok Bloomberg)
Ilustrasi Perekonomian di China (Dok Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Libur Imlek 2023 menjadi titik balik bersejarah bagi warga China yang akhirnya bisa menikmati lagi liburan mereka sepenuhnya. Duit yang dihabiskan warga Tiongkok selama musim liburan terpenting dalam kalender China itu melonjak, memberi sinyal pemulihan ekonomi di negeri raksasa tersebut. 

Nilai belanja warga China bukan hanya habis untuk bepergian ke kampung halaman. Para pebisnis bioskop di China juga panen duit. Platform online tiket untuk bioskop Maoyan Entertainment mencatat penjualan tiket nonton selama 4 hari pertama libur Imlek sebesar 3,62 miliar yuan atau US$ 533 juta, setara Rp 7,97 triliun. Angka penjualan itu melampaui capaian libur Imlek tahun lalu yang sebesar 3,5 miliar yuan, bahkan sudah melampaui capaian penjualan sebelum pandemi yaitu sebesar 3,4 miliar yuan pada 2019.

Tiket bioskop di China laris manis diserbu penggemar film selama libur Imlek

Selama empat hari libur resmi Imlek tahun ini, Kementerian Transportasi China mencatat, sedikitnya 95,9 juta perjalanan mudik berlangsung lewat darat, udara dan perairan. Angka itu melampaui rata-rata perjalanan harian di negeri terbesar di Asia tersebut yang sebesar 24 juta perjalanan. 

Angka konsumsi Tiongkok sudah diprediksi akan kembali meningkat setelah pandemi mencapai titik puncaknya. Pertumbuhan ekonomi China terperosok ke titik terlemah sejak dekade 1970, tahun lalu karena pandemi Covid-19 yang mendorong penerapan lockdown di seluruh wilayah dan kebijakan Nol-Covid. 

Para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg Desember lalu, menaikkan prediksi mereka untuk pertumbuhan China tahun ini. Yaitu dari semula 4,8% menjadi 5,1% pada 2023 dan sebesar 5% pada 2024, naik dari prediksi semula sebesar 4,9%.