Logo Bloomberg Technoz

Sedang Krisis, Credit Suisse Digugat Pemegang Saham

News
17 March 2023 11:01
Credit Suisse Group AG (Sumber: Bloomberg)
Credit Suisse Group AG (Sumber: Bloomberg)

Hadriana Lowenkron - Bloomberg News 

Bloomberg, Credit Suisse Group AG tengah mengalami guncangan keras. Salah satu pemegang saham asal Amerika Serikat (AS) dikabarkan telah melayangkan gugatan kepada bank asal Swiss tersebut karena telah melakukan penipuan terkait prospek keuangan. 

Para investor yang mengajukan gugatan class action ke pengadilan federal di New Jersey menuduh bank itu telah membuat pernyataan palsu dan menyesatkan secara material dalam laporan tahunannya untuk tahun 2021.

Gugatan tersebut diajukan oleh Firma Hukum Rosen, yang berspesialisasi dalam mewakili pemegang saham individu dalam gugatan tersebut. Firma tersebut  juga menjadi yang pertama menuntut Silicon Valley Bank (SVB) setelah bank itu masuk ke dalam kurator pada minggu lalu. Pada umumnya, sebagian besar kasus pemegang saham dimulai dengan keluhan yang diajukan oleh investor besar.

Menurut pengaduan, Credit Suisse tidak mengidentifikasi adanya kelemahan di dalam kontrol internalnya dalam laporan keuangan tahunan 2021.

Pada 9 Februari saat perilisan laporan kuartal keempat Credit Suisse untuk tahun 2022, harga saham untuk penyimpanan Amerika turun 15,6%.

Saham semakin anjlok setelah bank mengumumkan pada awal Maret bahwa laporan tahunan untuk 2022 akan ditunda. Berdasarkan pengaduan tersebut, Credit Suisse mengungkapkan pada tanggal 14 Maret bahwa pihaknya telah mengidentifikasi kelemahan dalam pengendalian internalnya atas pelaporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021.

Pimpinan Credit Suisse, Axel Lehmann, juga merupakan salah satu pihak yang tergugat. Dia memberikan pernyataan pada beberapa media pada Desember lalu bahwa arus keluar telah berhenti dan beberapa deposan telah pergi, meski faktanya bank tengah mengalami arus keluar yang melonjak sepanjang kuartal keempat.

Lehmann termasuk sebagai terdakwa dalam pengaduan bersama dengan pejabat dan mantan pejabat lainnya.

Sampai saat ini, Credit Suisse menolak untuk mengomentari pengaduan tersebut.

--Dengan asistensi dari Bob Van Voris.

(bbn)