Logo Bloomberg Technoz

Berkat Powell Effect, IHSG dan Bursa Saham Asia Ceria

Hidayat Setiaji
07 March 2024 16:15

Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup hari di jalur hijau. IHSG bernasib serupa dengan indeks saham utama Asia lainnya.

Pada Kamis (7/3/2024), IHSG finis di posisi 7.373,96. Naik 0,6% dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara indeks LQ45 ditutup di 996,56. Bertambah 0,25%.

Saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) memimpin klasemen top gainers dengan lonjakan 24,77%. Disusul oleh PT Mitra International Resources Tbk (MIRA) yang naik 16,67% dan PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI) dengan pertumbuhan 12,75%.

Sementara saham-saham big caps mendominasi transaksi. Nilai transaksi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang terbesar dengan catatan Rp 869,31 miliar. Kemudian ada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp 451,84 miliar dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 387,08 miliar.