Logo Bloomberg Technoz

Kondisi tersebut terlihat paling menonjol pada periode sebelum fajar (3—6 pagi); dengan Mesir, Indonesia, Pakistan, dan Arab Saudi semuanya mengalami penurunan keccepatan unduh jaringan 4G lebih dari 15%.

“Selama Ramadan, periode tiga jam ini adalah kesempatan terakhir untuk makan sebelum puasa dimulai, dan juga berisi doa pertama di hari itu. Akan ada lebih banyak orang yang terjaga saat ini dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, dan peningkatan lalu lintas data akan menurunkan kecepatan pengunduhan,” papar riset tersebut. 

Sepanjang sisa hari itu, peningkatan kecepatan juga menunjukkan berkurangnya lalu lintas jaringan lantaran kebanyakan orang menghabiskan lebih sedikit waktu di ponsel mereka.

“Dengan mengambil rata-rata kecepatan pengunduhan bulanan untuk satu hari penuh, dan hanya untuk periode 3—6 pagi, kami telah melihat bagaimana [kecepatan internet selama] Ramadan jatuh dibandingkan dengan tiga bulan sebelum dan sesudahnya,” tulis Opensignal. 

Meskipun terdapat penurunan tajam dalam kecepatan unduh di Mesir, Indonesia, Pakistan, dan Arab Saudi; angka trafik data harian menunjukkan sedikit perbedaan dari tren normal. Bahkan, ada sedikit peningkatan trafik di kelima negara tersebut, jika dibandingkan dengan April hingga Maret. 

Hal ini menunjukkan bahwa periode aktivitas dan kemacetan pengguna internet yang lebih besar biasanya terjadi pada pagi hari, diimbangi dengan pengurangan penggunaan jaringan selama sisa hari itu.

Trafik data seluler saat Ramadan. (Sumber: Opensignal)

Negara-negara dengan proporsi muslim yang lebih tinggi mengalami perubahan yang lebih besar selama Ramadan. Pakistan dan Arab Saudi sama-sama memiliki persentase populasi muslim yang cukup besar, masing-masing sebesar 96% dan 93% dari total populasi. 

Untuk kedua negara ini, rata-rata kecepatan pengunduhan 4G selama periode 3 pagi hingga 6 pagi selama bulan Ramadan menurun lebih dari 20% jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, merefleksikan peningkatan lalu lintas data selama periode ini. 

Sementara itu, muslim di Mesir diperkirakan mencakup 90% dari total populasi, sedangkan di Indonesia sekitar 87%. Kedua negara ini juga mengalami penurunan signifikan dalam kecepatan 4G yang disebabkan oleh kemacetan lalu lintas data seluler pada pagi hari — masing-masing sebesar 18,5% dan 16,7%—selama Ramadan.

Jika dibandingkan dengan Malaysia, dengan populasi Muslim 64% yang kurang berdampak, perubahan kebiasaan penggunaan data seluler yang dipengaruhi oleh Ramadan jelas menonjol.

“Perubahan pengalaman seluler di negara-negara dengan populasi mayoritas muslim menunjukkan bahwa sebagian besar orang mengubah rutinitas mereka di sekitar bulan suci ini,” tutup laporan tersebut. 

(wdh)

No more pages