Logo Bloomberg Technoz

Pertamina Tahan Harga BBM, Keputusan Politis atau Bisnis?

Sultan Ibnu Affan
06 February 2024 14:45

Karyawan SPBU Pertamina./Bloomberg- Dimas Ardian
Karyawan SPBU Pertamina./Bloomberg- Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Keputusan PT Pertamina (Persero) tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidinya bulan ini ditengarai memiliki latar belakang politis yang lebih urgen, di samping pertimbangan bisnis.

Pertamina menjadi satu-satunya operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia yang tidak menaikkan harga BBM  nonsubsidi pada Februari, padahal harga minyak dunia cenderung menguat awal tahun ini.

Terkait dengan hal itu, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal mengatakan korporasi pelat merah di bidang migas itu tentunya sudah mengalkulasikan banyak hal sebelum memutuskan untuk menahan harga Pertamax dkk.

“Saya rasa juga ada kaitannya karena ini menjelang pemilihan umum, perlu ada stabilitas [harga BBM], sehingga Pertamina tidak harus selalu reaktif terhadap harga minyak dunia. Paling tidak dalam jangka pendek tidak harus reaktif. Jadi, mungkin ini juga salah satu alasan mengapa BBM nonsubsidi tidak naik harga dahulu,” ujarnya, Selasa (6/2/2024).

Truk mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina./Bloomberg-Dimas Ardian


Faisal pun memprediksi kemungkinan besar Pertamina akan menaikkan harga BBM nonsubsidi setelah ingar-bingar Pilpres 2024  usai. “Jadi apa yang ditahan-tahan untuk tidak naik? Bisa jadi kembali cair [kenaikan harga BBM] setelah itu [pemilu]. Itu menurut saya.”