Logo Bloomberg Technoz

Respons BEI Soal Isu Exit Strategy Petinggi Parpol Lewat IPO

Mis Fransiska Dewi
18 January 2024 15:20

Logo Bursa Efek Indonesia - IHSG. (Dok Bloomberg)
Logo Bursa Efek Indonesia - IHSG. (Dok Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah emiten pendatang baru menjadi sorotan karena terafiliasi dengan partai politik (Parpol). Pertanggungjawaban penggunaan dana hasil initial public offering (IPO) pun menjadi isu.

Isu semakin kuat setelah IPO PT Adhi Kartiko Pratama atau AKP Nickel Mining (NICE) dinilai sepenuhnya sebagai exit strategy.

Pasalnya, dana hasil IPO tidak ada yang masuk ke perusahaan, melainkan pemegang saham lama yang dikendalikan oleh Herman Herry Adranacus yang juga merupakan politisi PDIP.

Direktur BEI I Gede Nyoman Yetna merespons soal isu tersebut. Menurutnya, karena skema IPO seluruhnya berasal dari divestasi founder, maka dana hasil IPO sepenuhnya untuk founder.

"Dalam hal ini tidak ada dana yang diperoleh perusahaan dari IPO. Skema tersebut juga dijelaskan dalam prospektus saat dilakukan IPO," jelas Nyoman, Kamis (18/1/2024).