Logo Bloomberg Technoz

MNC Sekuritas dalam laporan memperkirakan IHSG masih akan didominasi tekanan jual dengan rentang pergerakan pada level support 6.750-6.688 dan level resistance 6.890-6.961.

Saham-saham yang jadi rekomendasi MNC Sekuritas pada perdagangan hari ini adalah PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS).

Dok Bloomberg

Mirae Asset Sekuritas dalam analisis Technical Insightnya merekomendasikan, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Elnusa Tbk (ELSA).

Pada perdagangan regional Asia, bursa saham diproyeksikan akan bergerak di zona merah, berdasarkan data sementara ini indeks Hang Seng Hong Kong -2,15% dan indeks Straits Times Singapore -0,82%.

Pernyataan hawkish dari Ketua Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) Jerome Powell kembali membuat para pelaku pasar memilih menempatkan investasinya ke instrumen yang lebih “aman” akan fluktuasi saat ini.

Dalam paparan terbaru Powell memberi sinyal bahwa pihaknya siap untuk mempercepat laju pengetatan moneter dan membawa angka suku bunga acuan ke level yang lebih tinggi. Dengan catatan jika inflasi AS masih terus bergerak naik.

Dalam rapat The Fed 21-22 Maret 2023 mendatang, kemungkinan kenaikan suku bunga acuan mencapai 50 basis poin (bps) angka ini lebih tinggi dibandingkan kenaikan 25 bps. Pasar saham pun terkontraksi cukup da

Sumber: Bloomberg

lam, di mana indeks S&P500 dan Nasdaq 100 di Wall Street turun lebih dari 1% semalam.

Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa pada Februari 2023 mencapai US$ 140,3 miliar, meningkat dibandingkan dengan posisi sebelumnya pada Januari 2023 sebesar US$ 139,4 miliar. Kontribusi peningkatan cadangan devisa RI adalah penerimaan pajak serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) berencana melakukan aksi buyback, atau membeli kembali saham beredar senilai Rp 1,5 triliun. Pembelian kembali saham maksimal 7,88% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Aksi ini membutuhkan persetujuan pemegang saham dalam RUPS Tahunan yang terselenggara pada 14 April.

(fad/wep)

No more pages