Logo Bloomberg Technoz

Perangkat VR Milik Google Cs Dapat Izin Pakai Frekuensi di AS

News
20 October 2023 19:20

Peserta mencoba headset virtual reality di World Artificial Intelligence Conference (WAIC) di Shanghai, China, Kamis (6/7/2023) (Qilai Shen/Bloomberg)
Peserta mencoba headset virtual reality di World Artificial Intelligence Conference (WAIC) di Shanghai, China, Kamis (6/7/2023) (Qilai Shen/Bloomberg)

Todd Shields—Bloomberg News

Bloomberg, Google, Alphabet Inc., Apple Inc. dan Meta Platforms Inc. memenangkan persetujuan dari regulator Amerika Serikat untuk menggunakan serangkaian perangkat virtual dan realitas tertambah atau augmented reality (AR) mobile baru, termasuk goggles dan koneksi untuk kendaraan.

Gadget-gadget tersebut akan diizinkan untuk menggunakan gelombang udara (airwaves) yang digunakan oleh perangkat berkemampuan Wi-Fi, demikian diputuskan oleh Komisi Komunikasi Federal (The Federal Communications Commission/FCC) dalam pemungutan suara dengan hasil 5—0 pada Kamis.

“Ini adalah airwaves di mana kita dapat mengembangkan teknologi baru yang dapat dikenakan,” kata Ketua Komisi Jessica Rosenworcel. “Dengan kata lain, ini adalah airwaves pada mana masa depan terjadi.”

Headset mixed-reality Apple Inc (XR) saat peluncurannya di kampus Apple Park, Cupertino, California, AS, Senin (5/6/2023). (Philip Pacheco/Bloomberg)

Apple, Meta, dan Google sedang mengerjakan kacamata AR, dan dapat menggunakan jaringan pita 6 GHz untuk terhubung dengan ponsel pintar, misalnya.