Logo Bloomberg Technoz

Permintaan Kendaraan Membaik, Laba BFI Finance Naik 59%

Tara Marchelin
14 February 2023 16:25

Suasana pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (Dimas Ardian/Bloomberg)
Suasana pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT BFI Finance Indonesia (BFIN) mencatatkan laba Rp 1,82 triliun pada 2022. Laba perusahaan pembiayaan ini melesat 59% dibanding periode yang sama sebelumnya Rp 1,19 triliun. Membaiknya kondisi ekonomi menjadi pendorong laju kinerja keuangan perusahaan.

Berdasarkan keterangan perseroan seperti dikutip, Selasa (14/2/2023), terjadi kenaikan permintaan barang-barang otomotif pasca pandemi. Terjadi normalisasi aktivitas bisnis hingga beberapa sektor kembali rebound. 

Hal ini mendorong pertumbuhan pembiayaan baru perseroan. Cermin kinerja keuangan BFI Finance yang membaik tampak dari raihan pendapatan perusahaan mencapai 30,59% dari Rp 4,12 triliun menjadi Rp 5,38 triliun hingga Desember 20222.

Bisnis pembiayaan yang menjadi motor penggerak pendapatan perseroan meningkat. Catatan piutang pendapatan BFI Finance mencapai Rp 5,05 triliun, meningkat 33,15% dibandingkan periode sebelumnya Rp 3,79 triliun. Laba sebelum pajak juga naik dari Rp 1,41 triliun menjadi Rp 2,2 triliun tahun lalu.

"BFI Finance berhasil meminimalisir dampak pandemi dan mengembalikan pertumbuhan bisnis sepanjang tahun 2022 ke level yang lebih tinggi dari posisi prapandemi serta diatas ratarata industri," kata Sudjono, Direktur Keuangan BFI Finance.