Layar tersebut awalnya menampilkan garis hijau, kemudian muncul lebih banyak garis hingga akhirnya tidak lagi merespons sentuhan. Menurut laporan Gizmochina, biaya penggantian layar internal perangkat tersebut diperkirakan mencapai US$1.000 atau sekitar Rp18 jutaan.
Sementara itu, layar eksternal yang dilindungi Ceramic Shield 2 menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap goresan. Layar bagian dalam memiliki lapisan nano-texture yang membantu menyamarkan bekas goresan, tetapi lapisan tersebut tidak mencegah kerusakan akibat tekanan ekstrem.
Nelson mengatakan sebagian besar ponsel lipat yang telah diuji selama hampir tujuh tahun terakhir mampu bertahan dalam pengujian rutin tersebut. Namun, iPhone Duo tidak berhasil melewatinya.
Meski demikian, hasil pengujian ini tidak serta-merta menunjukkan bahwa iPhone Duo akan rusak dalam penggunaan sehari-hari.
Pengujian dilakukan dalam kondisi ekstrem, tetapi hasilnya menyoroti kerentanan potensial pada engsel dan layar fleksibel yang menjadi komponen utama ponsel lipat.
(mef/ros)




























