Logo Bloomberg Technoz

KRISIS BBM

Harga Bensin Diprediksi Terdongkrak Bila AS Larang Ekspor Diesel

Redaksi
24 September 2026 14:40

SPBU menampilkan angka US$356,13 untuk 44,746 galon solar setelah truk trailer mengisi bahan bakar di SPBU Chevron. (David Paul Morris/Bloomberg)
SPBU menampilkan angka US$356,13 untuk 44,746 galon solar setelah truk trailer mengisi bahan bakar di SPBU Chevron. (David Paul Morris/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Amerika Serikat (AS) dikabarkan sedang menyusun rencana untuk melarang ekspor diesel selama 90 hari.

Meski telah dibantah oleh Gedung Putih, larangan tersebut diperkirakan akan berdampak negatif pada harga bensin dalam negeri, yang pada ujungnya membebani konsumen dan ekonomi AS.

Dua bank raksasa, Morgan Stanley dan Goldman, memperingatkan bahwa larangan ekspor diesel akan membawa dampak yang signifikan.


Mulai dari menekan harga bahan bakar tersebut, yang akhirnya mengurangi pasokan bensin sekaligus mendongkrak harga ecerannya.

"Dengan asumsi faktor lain tetap sama, harga solar yang lebih rendah akan mendorong kilang mengurangi produksi," ujar pimpinan riset komoditas global Goldman Sachs Group Inc, Daan Struyven dalam wawancara dengan Bloomberg Television, dilansir Kamis (24/9/2026).