Logo Bloomberg Technoz

Berikut 10 saham dengan net buy tertinggi yang paling jadi incaran oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin:

  1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp106,73 miliar
  2. PT Timah Tbk (TINS) Rp53,7 miliar
  3. PT Singaraja Putra Tbk (SINI) Rp42,24 miliar
  4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp30,02 miliar
  5. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp26,26 miliar
  6. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp23,45 miliar
  7. PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp23,05 miliar
  8. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) Rp19,17 miliar
  9. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Rp17,89 miliar
  10. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp17,55 miliar

BI Tahan Suku Bunga Acuan

Bank Indonesia (BI) mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode September 2026. Hasilnya, BI Rate tidak ke mana-mana.

“Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 22–23 September 2025 memutuskan mempertahankan BI Rate tetap di 5,75%, suku bunga deposit facility juga tetap bertahan di 4,75%, dan suku bunga lending facility kembali di angka 6,5%,” papar Gubernur BI Destry Damayanti dalam konferensi pers usai RDG.

Adapun hasil rapat ini sesuai dengan estimasi pasar. Konsensus yang dihimpun Bloomberg menghasilkan median proyeksi BI Rate bertahan di 5,75% pada pertemuan September.

Keputusan ini konsisten dengan strategi stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat guna mendukung pencapaian sasaran inflasi pada 2026 dan 2027, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Sementara, BI juga masih akan melanjutkan kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran akan tetap diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. 

“Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat guna meningkatkan kredit pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan,” papar Destry.

(fad/aji)

No more pages