Logo Bloomberg Technoz

Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, yang hadir menyaksikan proses penyerahan tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah hadir dalam memastikan hak korban dapat dipenuhi melalui mekanisme santunan sesuai ketentuan.

“Penanganan korban menjadi perhatian kami, termasuk memastikan proses penyerahan jenazah dan pemenuhan hak melalui santunan dapat berjalan dengan baik. Untuk ahli waris yang sudah melapor, proses santunan dapat segera dilakukan, sedangkan untuk korban yang ahli warisnya belum melapor, kami tetap mengawal agar prosesnya dapat dilanjutkan sesuai dengan ketentuan,” ujar Triono dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9/2026). 

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan KMP Virgo Transport 8 dan akan terus mendukung penanganan pasca kecelakaan bersama pihak terkait, termasuk proses pemenuhan hak korban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah akan melakukan investigasi dan menyelidiki tragedi KMP Virgo Transport 8 yang sempat mengalami kemiringan hingga terbalik di perairan Laut Jawa pada rute dari Surabaya menuju Banjarmasin. 

Kepala Negara mengatakan investigasi dan penyelidikan akan dilakukan kan dilakukan untuk mengetahui penyebab dari tragedi tersebut. Harapannya, pemerintah bisa melakukan pencegahan dan mitigasi agar tidak kembali terulang.

"Kita selalu berdoa agar keluarga yang ditinggal diberi ketabahan, keteguhan, dan kita terus akan melakukan investigasi, menyelidiki apa sebab yang kejadian tersebut supaya di masa depan kita lebih bisa mitigasi dan bisa mengambil langkah-langkah yang terbaik," ujar Prabowo, Rabu (16/09/2026). 

Adapun, berdasarkan pembaruan data penanganan insiden tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa (Masalembo) per Selasa, (15/9/2026) tercatat sebanyak 108 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. 

Kapal rute Surabaya–Banjarmasin yang membawa total 243 orang (213 penumpang dan 30 ABK) tersebut terbalik akibat cuaca buruk dan ombak tinggi saat melintas di dini hari.  

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia yang telah dievakuasi tercatat sebanyak 9 orang. Hingga saat ini, sebanyak 129 orang masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

(smr/ell)

No more pages