OpenAI menolak memberikan komentar.
Pada hari Selasa, Bloomberg melaporkan bahwa OpenAI telah melakukan pembicaraan awal dengan para investor mengenai putaran pendanaan baru yang akan menilai perusahaan tersebut lebih dari US$1,2 triliun menjelang penawaran umum perdana (IPO). FT yang pertama kali melaporkan pembicaraan tersebut.
CEO OpenAI, Sam Altman, sebelumnya mengatakan kepada Fortune bahwa IPO yang telah lama dinantikan tersebut masih dalam proses, namun tidak akan terjadi tahun ini. Pendanaan tambahan tersebut, jika raksasa AI ini menerimanya, akan memberikan keleluasaan untuk berpotensi menunda IPO-nya lebih jauh, yaitu satu atau dua kuartal, demikian dilaporkan Bloomberg.
Alasan lain mengapa OpenAI dapat mempertimbangkan penggalangan dana tambahan adalah untuk mendukung lebih banyak merger dan akuisisi, demikian dilaporkan Bloomberg.
(bbn)



























