Logo Bloomberg Technoz

Implementasi tersebut akan menghapus batas bawah Rp50, sehingga saham dapat diperdagangkan hingga level Rp1 per saham.

Sebelumnya, BEI telah melakukan sejumlah tahapan uji coba perdagangan atau mock trading bersama AB untuk memastikan kesiapan sistem perdagangan.

Pada awal September, dari hasil dua kali mock trading, sebanyak 83 AB telah dinyatakan siap, sementara delapan AB masih dalam proses persiapan. BEI kemudian terus melakukan pendampingan dan komunikasi dengan AB yang belum siap.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari rencana BEI untuk membuka kembali ruang pembentukan harga saham yang selama ini tertahan di level Rp50.

Dengan tidak adanya lagi batas minimum tersebut, saham yang berada di level gocap nantinya memiliki ruang untuk bergerak lebih rendah sesuai mekanisme pasar.

BEI sebelumnya menjelaskan penghapusan batas minimum Rp50 ditujukan untuk meningkatkan likuiditas sekaligus memperbaiki proses price discovery di pasar saham.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga telah mendorong penyesuaian batas minimum harga saham di pasar reguler dan pasar tunai dari Rp50 hingga Rp1 per saham.

Data yang sebelumnya dihimpun Bloomberg Technoz menunjukkan terdapat lebih dari 100 saham yang berada di level Rp50 atau lebih rendah, dengan 69 saham berada di bawah Rp50 dan 46 saham tepat di level Rp50 per akhir Agustus. Sebagian di antaranya memiliki likuiditas rendah maupun berstatus suspensi.

BEI juga telah melakukan mock trading untuk menguji kesiapan infrastruktur perdagangan dan Anggota Bursa.

Penghapusan batas minimum harga tersebut nantinya akan memberikan ruang lebih luas bagi mekanisme pembentukan harga saham. Namun, perubahan ini juga membuat saham yang selama ini bertahan di level Rp50 memiliki potensi membentuk harga baru di bawah level tersebut apabila tekanan jual berlanjut.

(fik/naw)

No more pages