Logo Bloomberg Technoz

Direktur APP Group Suhendra Wiriadinata mengatakan keterlibatan APP Group dalam Nusa Pulih 2026 berangkat dari kepedulian untuk membantu masyarakat terdampak sekaligus memastikan dukungan dapat disalurkan melalui mitra yang memiliki kapasitas dan jaringan pelayanan kesehatan di lapangan.

“Sejak mengetahui terjadinya bencana di NTT, kami memiliki keinginan untuk turut membantu masyarakat yang terdampak. Kesempatan untuk bekerja sama dengan ILUNI FKUI memberikan jalur penyaluran yang kami harapkan dapat memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Semoga dukungan ini dapat memberikan manfaat nyata dalam proses pemulihan di NTT,” ujar Suhendra.

Managing Director Sinar Mas Saleh Husin berharap dukungan tersebut dapat membantu menjangkau lebih banyak masyarakat yang masih membutuhkan bantuan di berbagai wilayah terdampak.

“Kami berharap dengan adanya bantuan dari APP Group ini akan terjaring juga bantuan-bantuan ke area-area yang terdampak bencana di NTT,” ujar Saleh.

Ketua Umum ILUNI FKUI Marsma (Purn). Dr. dr. Wawan Mulyawan, Sp.BS(K), Sp.KP, Subsp.N-TB, FINSS, AAK. menyampaikan apresiasi atas dukungan APP Group yang diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada APP Group atas dukungan yang diberikan. Kami berharap bantuan dari APP Group dapat memperluas jangkauan kami kepada masyarakat di NTT yang membutuhkan, khususnya di wilayah Nagekeo dan daerah terdampak lainnya di NTT,” ujar Wawan.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Anna Rozaliyani, M.Biomed., Sp.P(K). mengapresiasi kepercayaan dan kolaborasi yang terbangun dalam mendukung masyarakat terdampak bencana.

“Kami mengapresiasi kepercayaan yang diberikan APP Group dan Sinar Mas kepada ILUNI FKUI untuk turut menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di NTT. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang, baik bersama ILUNI FKUI maupun FKUI,” kata Anna.

Koordinator Nusa Pulih 2026 Dr. dr. Riyadh Firdaus, Sp.An-TI, Subsp.N.An.(K) menambahkan bahwa meskipun fase tanggap darurat telah berlalu, kebutuhan masyarakat terdampak masih perlu mendapatkan perhatian, terutama dalam mendukung proses pemulihan dan keberlanjutan pelayanan kesehatan.

“Meskipun fase tanggap darurat di NTT telah berlalu, kebutuhan masyarakat di area terdampak belum berakhir. Saat ini perhatian perlu terus diarahkan pada proses pemulihan, termasuk keberlanjutan pelayanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi bagian dari upaya pemulihan tersebut,” ujar Riyadh.

Dok. Ist

Selain pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat, program Nusa Pulih 2026 juga mencakup dukungan berupa hibah alat medis dan nonmedis, reagensia laboratorium, serta obat-obatan untuk menunjang pelayanan di wilayah terdampak. APP Group tercatat sebagai salah satu kolaborator dalam program tersebut.

Sebelumnya, APP Group bersama Sinar Mas dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia juga telah menyalurkan dukungan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak gempa di NTT pada Agustus 2026.

Dukungan tersebut mencakup penyaluran 12 ton logistik melalui kapal TNI AL ke Manggarai dan Nagekeo berupa tenda, terpal, kelambu, genset, air mineral, obat-obatan, serta kebutuhan bayi dan perempuan. Selain itu, sebanyak 1.500 paket logistik didistribusikan kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, serta 2.600 lembar selimut diserahkan melalui Polda NTT untuk membantu kebutuhan para pengungsi.

(tim)

No more pages