Logo Bloomberg Technoz

Penyebab koreksi harga emas dunia adalah ekspektasi tren kenaikan suku bunga acuan global. Pekan lalu, bank sentral Uni Eropa (ECB) sudah menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin (bps) menjadi 2,5%.

Minggu ini, giliran Federal Reserve yang akan mengumumkan suku bunga acuan usai rapat Komite Pengambil Kebijakan (Federal Open Market Committee/FOMC). Mengutip CME FedWatch, probabilitas kenaikan Federal Funds Rate sebanyak 25 bps menjadi 3,75-4% pada rapat 16 September waktu setempat adalah 92,4%.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga sedang tinggi.

(aji)

No more pages